Jumat, 27 Januari 2012

Saan Akui Kasus Wisma Atlet Telah Sandera Partai Demokrat

Jakarta - Mungkin Partai Demokrat tidak pernah menyangka hantaman bertubi-tubi datang menerpanya. Semua itu berawal dari kasus suap Wisma Atlet yang akhirnya menyandera partai ini.

"Kasus wisma atlet yang selalu diasosiasikan seakan itu adalah bagian dari sebuah proses Partai Demokrat, tentu saja itu sangat mengganggu dan menyandera partai," kata Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa.

Saan mengatakan itu usai Diskusi Polemik yang diadakan oleh Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/1/2012).

Demokrat sudah menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada KPK. Termasuk mengklarifikasi tuduhan-tuduhan yang menimpa kader partai ini, termasuk Ketua Umumnya Anas Urbaningrum.

Saan juga berharap KPK bisa segera merampungkan segala proses penyidikan kasus Wisma Atlet. Ini untuk memastikan, apakah tuduhan-tuduhan yang selama ini menyerang kader Demokrat benar terbukti atau tidak.

Pasalnya, lanjut Saan, opini yang terbangun di publik sudah semakin mencoreng kredibilitas partai. Meski belum ada keputusan hukum, publik sudah menghukum dengan menilai itu sebagai fakta kebenaran.

"Padahal secara hukum, itu sesungguhnya tidak ada faktanya," tandasnya.

(mok/lia)

http://www.detiknews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar